Harap Kecewa




Apa yang lebih mengecewakan saat janji diingkari?
Mungkin kalian tak mengerti apa arti sebuah pertemuan seorang pejuang yang sedang memperjuangkan pertemuan. Ada rasa rindu yang terus menyiksa. Disaat sebuah pertemuan disia-siakan, hati terasa mati ketika semua diingkari. Menaruh harap namun semua tak bisa diharapkan. Apa yang harus ku perjuangkan dengan sendiri ?
Apa bisa kamu berdiri tanpa kaki?
Apa kamu bisa melihat tanpa mata?
Apa kamu bisa mencium tanpa mulut?
Apa kamu bisa merasa tanpa lidah?
Apa kamu bisa menggenggam tanpa tangan?
Semua saling membutuhkan dan tak bisa berdiri sendiri. Kalau memang semua kamu rasa bisa hidup sendiri. Izinkan aku melihat kamu bahagia tanpa hadirnya orang lain. Aku ingin melihat kamu bahagia tanpa siapaun dihidupmu. Tanpa orang di sekelilingmu. Kalau kamu bisa hidup seperti layak dihutan, aku ingin seperti mu. Ajarkan aku agar aku menjadi orang yang tak perduli.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anti Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat

Hukum Perikatan

Hukum Dagang